Pada tulisan sebelumnya, saya telah membahas tentang
definisi komunikasi. Dimana komunikasi adalah proses penyampaian pesan dari
komunikator( pemberi pesan) kepada
komunikan( penerima pesan). Komunikasi dikatakan efektif apabila, pesan yang
disampaikan oleh komunikator, dapat diterima dan dipahami oleh komunikan. Apabila pesan yang disampaikan oleh
komunikator tidak dapat dimengerti oleh komunikan, maka komunikasi dinyatakan
tidak efektif atau lebih dikenal dengan istilah miskomunikasi.
Ada beberapa bentuk komunikasi yang disepakati oleh para
ahli. Yakni, komunikasi intrapersonal, komunikasi interpersonal, komunikasi
kelompok, dan komunikasi massa. Komunikasi intrapersonal adalah proses
penyampaian pesan yang terjadi dengan diri
sendiri. Komunikasi interpersonal adalah komunikasi yang terjadi antara
dua orang dan bersifat pribadi. Komunikasi kelompok adalah komunikasi antara
dua orang atau lebih, sedangkan komunikasi massa adalah proses komunikasi yang
menggunakan media massa sebagai srana komunikasi.
Selain bentuk komunikasi, terdapat pula pola komunikasi yang
meliputi komunikasi verbal, komunikasi nonverbal, dan komunikasi sirkular. Dimana
komunikasi verbal menggunakan bahasa lisan sebagai alat komunikasi , komunikasi nonverbal menggunakan bahasa isyarat atau simbol. Sedangkan pola
komunikasi sirkular terjadi ketika terjadi umpan balik antara komunikator dan
komunikan saat berkomunikasi.
Saat berkomunikasi dengan manusia, tentunya kita harus
memilih bentuk dan pola komunikasi yang sesuai dengan situasi dan kondisi yang
ada pada saat itu. Selain itu, kita juga harus memperhatikan jelas atau
tidaknya pesan yang disampaikan agar betul- betul dapat dimengerti oleh si
penerima pesan. Namun, pernahkah kita
sadari bahwa ada bentuk komunikasi yang tidak begitu membutuhkan pola yang
tepat dalam pelaksanaannya. Yah… DOA.
Doa adalah bentuk komunikasi tertinggi yang dimiliki
manusia. Doa adalah media komunikasi yang menghubungkan kita dengan Sang
Pemilik alam raya. Setiap masalah yang dihadapi oleh manusia dapat
dikomunikasikan dengan Doa. Doa tidak mengenal bentuk pola. Setiap manusia
diperkenankan berdoa dengan bahasa yang dimengerti. Verbal ataupun nonverbal,
bahkan ketika manusia tidak mampu lagi
berkata- kata dan hanya mampu bergumam
dalam hati, doa akan tetap sampai dan dipahami oleh Sang pemilik Doa, Allah Azza Wajalla. Seperti Firman-Nya
dalam surah Al- Mu’min:60, “Berdoalah
Kepadaku, Niscaya akan Aku Kabulkan”.
Sampai saat ini saya baru menyadari, bahwa tidak ada
komunikasi terbaik di muka bumi yang melebihi Doa. Doa juga menggambarkan
bagaimana manusia sangat membutuhkan Allah SWT dalam setiap sisi kehidupan. Doa
menjadikan kita sadar, bahwa manusia adalah mahluk yang lemah, dan tidak ada
daya upaya melainkan pertolongan dari Allah.
Dalam Al Quran surat Al Araf ayat 55-56, "Mohonlah
(berdoalah) kamu kepada Tuhanmu dengan cara merendahkan diri dan suara lembut,
bahwasannya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas; dan
janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi setelah (Allah)memperbaikinya; dan
mohonlah (berdoalah) kamu kepada Allah dengan rasa takut dan harapan (sangat
mengharap); bahwasannya rahmat Allah itu sangat dekat kepada orang-orang, yang
ihsan (orang-orang yang berbuat baik)." Dalam Doa kita telah diajarkan adab-
adab berkomunikasi yang baik, yakni dengan suara yang lembut, tiak terlalu
keras. Bukankah dalam komunikasi antarmanusia kita juga seharusnya menerapkan
adab itu? Sebab suara yang keras dapat membuat orang lain merasa kesal, atau
bahkan tersinggung yang kerap kali berakhir pada pertikaian.
Kehidupan dunia tidaklah mudah. Makanya Allah membekali kita
dengan media Doa untuk menceritakan segala keluh kesah. Sebab meski manusia
sudah tidak memiliki harta bahkan sebutir beraspun manusia masih memiliki Doa
yang bisa dia panjatkan dengan tulus
kepada Sang Pemilik Kehidupan. Dan yakinlah, bahwa Allah tidak pernah bosan
mendengar setiap rintihan Doa yang kita panjatkan.
Aisyah Rusnali

Komunikasi terbaik tanpa pamrih.
BalasHapusMantap dinda, begitu byk keajaiban dan kekuatan doa
BalasHapusMasya Allah ðŸ˜ðŸ˜ðŸ˜
BalasHapusMasya Allah
BalasHapusBaru menyadari ternyata doa bagian dr komunikasi yg sesungguhnya.
Terima kasih byk atas sharimg ilmu nya bu aisyah
Semoga makin semangat berbagi inspirasi
Subhanallah
BalasHapusMasyaAllah. Semoga kita sll pandai berkomunikasi khususnya kepada Allah melalui doa agar doa bisa di ijabah
BalasHapusMasya Allah..keajaiban doa
BalasHapusMencerahkan
BalasHapusTulisan yg penuh makna dan informasi yg sangat bermanfaat K'
BalasHapus