Tujuan Allah SWT menciptakan manusia yakni untuk menjadi khalifah di Muka bumi. Seperti yang
dijelaskan dalam surah adz-Dzariyat ayat 56 yang artinya, “Dan Aku (Allah) tidaklah menciptakan jin dan manusia melainkan supaya
mereka menyembah-Ku.” Selanjutnya lebih terperinci dijelaskan dalam surah al-Baqarah
ayat 30 yang artinya, “Ingatlah ketika
Tuhanmu berfirman kepada para Malaikat: ‘Sesungguhnya Aku hendak menjadikan
seorang khalifah di muka bumi.’ Mereka berkata: ‘Mengapa Engkau hendak
menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan
menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan
mensucikan Engkau?’ Tuhan berfirman: ‘Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang
tidak kamu ketahui.”Lantas, bagaimana seorang manusia bisa menjadi khalifah yang baik jika tidak memiliki
kemampuan komunikasi yang mumpuni?
Berbicara di depan umum atau yang lebih dikenal dengan
istilah Public Speaking telah menjadi
perhatian banyak ahli, khususnya dibidang komunikasi. Berbagai pelatihan Public Speaking seringkali dilaksanakan
dengan tarif yang tergolong tidak murah. Peserta yang ikutpun memiliki alasan yang
berbeda-beda. Ada yang ikut dengan alasan kurang percaya diri ketika berbicara
di depan umum, ada yang ingin belajar mempraktekkan teori yang telah mereka
dapatkan di bangku kuliah, ada pula yang ikut dengan alasan sekedar untuk
memperoleh sertifikat. Buku- buku mengenai Public Speakingpun kerap kita
jumpai ketika kita mengunjungi Gramedia
atau toko buku lainnya.
Setiap orang memiliki style masing- masing dalam praktek
Public Speakingnya. Sebagai contoh, Almarhum
BJ.habibie yang menunjukkan kecerdasan di setiap pernyataan- pernyataan yang
diberikan. Presenter kawakan Najwa Shihab yang identik dengan pertanyaan-
pertanyaan jebakannya di setiap sesi talk show yang dia bawakan. Kemudian Ustadz
Khalid Basalamah yang terlihat begitu santai membawakan ceramah, namun apa yang
disampaikan betul- betul masuk ke hati jamaahnya. Ustadz Das’ad latief, dengan
baju koko serba putih dan dialeg bugis sidrap yang begitu kental, Mario teguh
yang terkenal melalui program Golden
ways dengan gaya bicara yang kalem, lembut, namun menusuk, dan masih banyak
lagi tokoh- tokoh publik di tanah air maupun manca Negara yang memiliki
kemampuan Public Speaking yang luar biasa.
Keterampilan Public Speaking sebenarnya tidak ada bedanya
dengan keterampilan- keterampilan yang lain. “Ala bisa, karena biasa.” Sebab tidak
ada bayi yang baru lahir kemudian langsung mahir berpidato atau berceramah. Semuanya
harus melalui sebuah proses yang panjang. Pertama kali kita berbicara di depan
umum, tentunya perasaan nervous disertai
keringat dingin dan mules- mules lucu akan senantiasa menyertai. Belum lagi
kalimat yang terbata- bata, kelebihan vitamin E, bibir pucat kekurangan darah,
dan masih banyak lagi peristiwa- peristiwa tak terduga yang mewarnai proses belajar kita. Namun ketika ada
kesempatan kedua, ketiga, keempat dan seterusnya, tentunya akan sangat jauh
berbeda. Sebab kita sudah belajar dari pengalaman sebelumnya.
Kesuksesan seseorang dalam Public Speaking tentunya dapat
dilihat dari bagaimana antusiasme penonton saat dia berbicara di depan umum. Apakah
Audience mengerti dan memahami apa yang
disampaikan? berapa banyak audience yang tertidur pada saat dia berbicara? Jika
lebih banyak yang tidur, artinya dia sukses menjadi pendongeng, bukan Public
Speaker. Selain itu, ada hal yang perlu kita sadari bahwa, ada beberapa orang
tertentu yang dibekali dengan bakat luar biasa yang membuat setiap orang
berdecak kagum saat melihatnya. Jangankan ketika berbicara, saat dia
bernafaspun itu bisa menjadi pusat perhatian. Itulah yang dinamakan “Kharisma”.
Tentunya ada Berbagai macam cara yang dapat dilakukan agar
seseorang dapat sukses menjadi seorang
Public Speaker. Diantaranya, melakukan teknik olah vokal, mempelajari teknik gesture atau bahasa tubuh, eye contact, mimik wajah,
memperhatikan penampilan, dan mengasah keterampilan bahasa. Adapun penjelasan mengenai teknik-teknik di
atas, in syaa Allah akan saya paparkan di tulisan berikutnya. Ohya, ini juga bisa
menjadi salah satu trik seorang Public Speaker, membuat orang penasaran, bagi yang
penasaran…

Informasi yg sgt bermanfaat bg sy pribadi bu. Terima kasih. Ditunggu tulisan berikutnya ttg teknik2 mnjd public speaker yg hebat bu.
BalasHapusWahh..sebenarnya sy juga baru belajar dek bagaimana jadi public speaker yg hebat.hrhe
HapusMantap dinda, jd penasaran dan ditunggu tulisan berikutnya
BalasHapusHehe iye bu.in syaa Allah...
HapusMantul luar biasa
BalasHapusTerima kasih pak doktor...
HapusMantap. Ilmu yang bermanfaat.
BalasHapusTerima kasih pak...
HapusHebat tulisannya. Kita dosen dituntut menjadi public speaker yg baik agar mahasiswa tdk boring.
BalasHapusBetul bu.harus memutar otak bgaimana mahasiswa bisa fokus selama kita mengajar
HapusTips2 n triknya kk menjadi public speaker yg baik di depan mahasiswa...π€£π€£
BalasHapusCukup kasi kuis kk...yakin semua mata akan tertuju padamu...ππ
HapusInspiratif
BalasHapusTerima kasih pak...
HapusInspiratif
BalasHapusInspiratif
BalasHapusAsik dan ngalir sekali tulusan kk ni..
BalasHapusTerima kasih dek.
Hapus.
Soekarno memiliki kemampuan public speaking yang sangat baik. Mungkin krn itu shg dipilih fotox Soekarno. Beliau jg sgt kharismatik.
BalasHapusBetul bu... dunia mengakui kehebatan public speaking pak soekarno..ππ
HapusMenarik sekali bu
BalasHapusMau jd siswanya bu aisyah deh
Tdk sabar menanti tulisan berikutnyaπππ