Istilah me time tentu
tidak asing lagi di telinga kita. Me time
yang diartikan sebagai waktu pribadi adalah sebuah bentuk penghargaan terhadap
diri kita sendiri. Selain harus menjaga hubungan baik dengan manusia lain, kita
juga harus menjaga hubungan baik dengan tubuh sendiri. Setiap idividu memiliki
pandangan yang berbeda dalam hal “me
time” ini. Ada yang menghabiskan me time
dengan melakukan traveling ke berbagai tempat seorang diri, ada yang
menghabiskan me time dengan nonton
film di bioskop, ada yang lebih senang berdiam di kamar sambil membaca buku,
menulis diary, atau sekedar mendengarkan music,dll. Saya pribadi lebih senang menghabiskan
me time dengan berbenah rumah, nonton
TV, membaca buku, yang jelas tidak keluar rumah.
Mengapa me time
itu penting dilakukan? Marianne Legato seorang kardiolog dan penulis buku
berpendapat bahwa , Jika kita kekurangan waktu untuk diri sendiri, kita tidak
akan memiliki kendali terhadap hidup kita, . Manusia biasa pasti sering mengalami titik
jenuh dengan rutinitas sehari- hari yang cukup menguras tenaga dan pikiran. Banyaknya
pekerjaan kantor yang hampir tidak pernah ada selesainya, belum lagi jika ada
masalah lain yang membelit, terkadang membuat kita merasa stress sampai depresi.
Menurut data WHO, depresi adalah
gangguan mental umum yang mempengaruhi lebih dari 264 juta orang di seluruh
dunia.hal Ini ditandai dengan kesedihan
yang terus-menerus dan kurangnya minat atau kesenangan dalam kegiatan yang
sebelumnya bermanfaat atau menyenangkan.
Kita perlu melakukan refresh
untuk memulihkan kembali tenaga, hati, dan
pikiran agar kembali segar melakukan rutinitas sehari- hari. maka jangan
heran jika banyak orang yang rela mengeluarkan biaya besar untuk melakukan traveling
ke luar negeri untuk menikmati me time.
Memaksakan sesuatu pekerjaan untuk dilakukan saat kondisi pikiran sudah jenuh,
tidak akan menghasilkan apapun. Seperti gelas yang telah terisi penuh, jika
terus diisi dengan air maka airnya akan tumpah. Jadi sebaiknya, kosongkan
gelasnya terlebih dahulu, kemudian diisi kembali dengan air.
Memberikan kesempatan bagi diri sendiri untuk Me time
bukan berarti menampakkan keegoisan. Sebab tubuh tempat bersemayamnya roh yang
dianugerahkan oleh Allah SWT, juga wajib untuk dijaga kesehatannya. Jiwa dan
raga kita adalah kendaraan yang kita gunakan di muka bumi untuk melakukan
aktivitas sebagai bentuk ibadah kepada Allah. Jika tidak dijaga dengan baik
sama artinya kita tidak menjaga amanah yang diberikan oleh Allah kepada kita. seperti sabda Rasulullah SAW ,"Sungguh, badanmu memiliki hak atas
dirimu. ” (HR. Muslim). Adapun yang termasuk dalam hak badan yaitu, memberikan
makanan pada saat lapar, memberikan minuman pada saat haus, membersihkan diri pada
saat kotor, mengobati pada saat sakit, dan memberikan istirahat pada saat lelah.

Mantap dinda sptx butuh "me time" saat ini
BalasHapusSepakat, de. Berikan hak kepada diri, jangan menzalimi diri. Kita juga butuh Me Time.
BalasHapus